Senin, 23 November 2009

Selasa, 03 November 2009

Minggu, 01 November 2009

Gitar Effek,Phaser

Home Teather

Power Amplifier















Panduan Dasar Menjadi “Montir” Elektronik

“Helo pengunjung setia situs saya, pada tutorial ini, saya ingin membuka wawasan Anda bahwa jika Anda tertarik untuk menjadi montir, sangatlah mudah, jika Anda berminat untuk mengisi waktu kosong atau memberdayakan generasi muda yang sedang “nganggur” di lingkungan Anda.”

Yang dibutuhkan untuk menjadi montir tidak terlalu mahal, yaitu:

* Solder kualitas baik, kalau bisa yang berbentuk tembakan dan tatakannya
* Penyedot timah kualitas baik,biasanya yang panjang
* Timah solder kualitas baik, misal merek pancing
* Multitester analog/digital



* Beberapa buku elektronika dasar dan digital/reparasi
* Komponen-komponen utama seperti resistor 1/4W hingga 10W, kapasitor tegangan tinggi, transistor penguat standar buat monitor/TV, IC-IC amplifier, transistor standar. Kalau ada dana lebih, anda koleksi komponen total sekitar 1 jt juga ok, buat stok.
* Kesabaran dan hoby. Daripada Anda bawa ke tukang montir bayar 75-300rb, mending anda coba perbaiki sendiri dulu, bener gak Coy.





PRINSIP MEMPERBAIKI PERANGKAT ELEKTRONIKA

1. Mencari tahu kerusakan pada fuse/catu daya, transistor, resistor, ic atau kapasitor dengan cara mengukurnya
2. Mengganti komponen yang rusak tersebut.
3. Mentuning/mengetes atau mengoptimalkan hasil (misal memutar trimpot, fokus pada flyback dll)





MENGUKUR komponen





Untuk mengukur nilai resistansi resistor :

1. Tempelkan 2 buah pin multitester ke kedua kaki resistor, baik yang belum disolder di PCB ataupun yang telah disolder di PCB.
2. lihat nilai yang ditunjukkan pada multitester
3. jika multitetester menunjukkan nilai yang sangat besar sekali, kemungkinan besar resistor putus. Umunya resistor putus pada resistor daya tinggi 2-15W. Untuk memastikan keakuratan nilai resistor, resistor yang terpasang di PCB dapat anda copot terlebih dahulu.



Jika terdapat penyimpangan pengukuran > 20 %, sudah layaknya resistor tersebut diganti dengan yang baru.



Mengukur Kapasitor



Untuk mengukur kapasitor, anda cukup lakukan hal berikut :

1. Hubungkan kedua pin + multitester ke anoda kapasitor, dan pin – ke katoda kapasitor
2. ubah dengan cepat susunan pin multitester tersebut, jika multitester menunjukkan nilai tertentu dan berubah secara perlahan (menurun), berarti kapasitor berada dalam keadaan bagus.



Mengukur Dioda



Untuk mengukur dioda anda cukup menghubungkan kedua pin multitester dengan kaki dioda tersebut jika dibolak balik menunjukkan nilai yang berbeda maka dioda dalam keadaan bagus, jika dioda menunjukkan nilai yang sangat besar atau sangat kecil besar kemungkinan dioda putus atau short yang harus segera diganti.



Mengukur Transistor



Untuk mengukur transistor, cukup kita pahami konsep mengenai anoda dan katoda pada dioda, jika transistor yang diukur menunjukkan nilai perlawanan yang sangat besar sekali, maka transistor tersebut dapat dianggap open/putus, jika transistor menunjukkan nilai yang sangat kecil besar kemungkiann transistor short/jebol. Biasanya yang dijadikan sumber referensi ialah pin Basis, dimana hasil pengukuran antara pin Basis - Collector atau Basis - Emitor haruslah sama. Anda juga dapat menguji transistor standar dengan melihat hFE yang dipasang pada multimeter digital, kalau nilainya masih masuk akal ( 100-500) maka tuh transistor masih hidup.



Mengukur Transformator



Transformator berfungsi mengubah besar tegangan sumber listrik menjadi tegangan yang dinginkan. Contoh, tegangan 220V AC dapat diturunkan menjadi hanya 15AC menggunakan transformator step down. Tegangan yang telah diturnkan ini selanjutnya disearahkan dan diratakan menggunakan dioda dan kapasitor. Untuk mengecek apakah transformator masih berfungsi dengan baik, anda ukur tegangan AC di keluaran trafo tersebut, jika besarannya mendekati dengan yang tertulis di badan trafo, berarti trafo masih bekerja dengan baik.



Berikut langkah singkat tepat menjadi montir:



1. Montir Radio-Tape



Biasanya radio itu rusak cuma masalah di power supply atau kerusakan beberapa IC, transistor atau resistor doang. Sedang tapenya paling rusak di mekanik ama ic-ic penting, lain dari itu jarang, paling potensiometer audionya udah aus(bunyi kresek-kresek bener kan J).

Nah langkahnya:

1. Cek power supplynya dulu, fuse jebol gak, keluaran trafo ada gak, keluaranya dioda penyearah ada gak, kalau gak ada coba komponen yang berhubungan di ganti, misal ganti fuse, trafo, ganti dioda, ganti regulator seperti 7812 atau lainnya.
2. Kalau udah bener trafo, cek, keluaran radio/tape ada gak, kalau gak ada, coba cek keluaran dari radio apakah ada keluaran suara yang kecil, dengan cara menghunungkan input spekaer ke output rangkaian tersebut (sebelum ke ampli), kalau ada cek ampifiernya paling ic /transistor/resistornya rusak. Cara ngecek ic amplifiernya, tempelkan jari di input ampli tersebut, kalau bunyi gemuruh dengung berarti amplinya masih bagus.
3. Kalau amplinya bagus, tapi radionya mati suri, segera cek rangkaian receivernya, coba cek ic receivernya, biasanya tipe LA untuk FM dan MW, coba aja ganti, makannya anda harus punya stok ic standar FM/MW, kalau diganti gak ngaruh, coba ke penguat menengahnya mana tau ada yang rusak hingga ke keluaran rangkaian untuk masuk ke bagian input amplifier. Kalau radio MW, puter puter tuh spul yang berwarna merah kuning hijau dilangit yang biru, mana tau ada penguatan sinyal. Mungkin juga ada resistor atau kapasitor yang berubah nilainya atau kering, atau ada transistor yang rusak. Koleksi aja berbagai tipe transistor gak mahal kok, paling C945, atau 9013/9014 yah seperti tipe itulah.
4. Kalau tape, bersihkan dulu roda, pastikan karentnya masih bagus, biasanya mekaniknya ngadat berdebu, kalau memang harus diganti, ganti aja, banyak kok mekanik tape dijual, kalau headnya udah jelek, ganti aja, biar suaranya mendesah lagi.
5. Kalau anda ada radio tape yang bisa dikerjain, coba aja, diukur tegangan masing masing kompoen pada saat masih bagus, lalu anda rusakin komponennya/dicopot(misal IC, atau transistor atau dioda), lalu anda ukur dan amati kerusakan, jadi belajar dari hasil pengamatan.



2. Montir TV

1. Sama dimana-mana, kalau mau cek barang, cek dulu power supplynya, apakah masih hidup atau udah mati, mudah-mudahan mati, jadi memperbaikinya gampang J, terus dapat duitnya cepet.
2. Hubung singkatkan terminal + dan – kapasitor catudaya (biasanya berbentuk tabung dengan ukuran paling besar diantara kapasitor lainnya dengan ukuran >=150uF uF /400V. Ini akan menyebakan sedikit letupan yang mengejutkan. JIka anda tidak berani, maka hubung singkatkan menggunakan resistor 100 ohm/5 W. Maka letupan tsb tidak akan terdengar.

Oval: + Capasitor -

Resistor 100 ohm/5W



Menghubung singkatkan kapasitor



3. Jika telah dihubungsingkatkan, maka anda lebih aman didalam memegang komponen monitor (bukan flyback seperti stetoskop). LIhat apakah ada komponen yang hangus seperti dioda,resistor, transistor, kapasitor yang meletus dsb. Jika ada segera ganti dengan yang baru.

4. Ukur komponen – komponen penting seperti transistor daya, resistor %W (berwarna putih biasanya) serta kapasitor, apakah ada yang rusak, jika ada segera ganti.

5. Hidupkan monitor, jika ternyata tiba-tiba listrik rumah turun (konslet), berarti terjadi short pada rangkaian dioda/transistor/kapasitor atau komponen penting lainnya seperti flyback. Temukan kerusakannya lalu segera ganti

6. JIka monitor tidak ada masalah, coba ukur apakah ada tegangan di input catu daya sebesar 220 V, periksa apakah sekering putus atau tidak. Jika tidak, coba ukur tegangan di output catu daya, apakah ada tegangan yang normal. Biasanya sering terjadi dioda penyearah yang putus atau short. Contohnya MOSFET 2SK727, dioda bridge 4 kali dan dioda BY 52/56.

7. JIka keluaran catu daya normal, periksa bagian berikutnya, yaitu bagian penguat video dan penguat vertical. Biasanya jika gambar hanya garis lurus saja atau padam, terjadi perusakan pada IC vertical seperti TDA 1170.

8. Jika semua normal, tetapi tidak ada tampilan di monitor, cek tegangan di transistor flyback seperti C4769, biasanya jebol atau short. Pada monitor tertentu ditandakan dengan bunyi tertentu.

9. Jika gambar tampil, namu warna tidak normal, besar kemungkinan penguat RGB yang menggunakan transistor jebol, dapat anda ganti dengan yang baru. Jika gambar tidak tampil, dapat dicurigai IC RGB seperti LM 1203N rusak.

10. Jika monitor hidup normal, namun dalam beberapa menit kemudian mati perlahan, coba ganti kapasitor tegangan tinggi dengan ukuran sekitar 100uF -1N /2KV yang berada disekitar flyback.

11. Untuk membuat gambar lebih fokus, putar fokus di flyback, jika ingin memperkuat .

12. Kalau anda ingin praktek langsung, coba beli tv Cina yang murah yang harganya 500rb, diukur tegangan komponennya, lalu coba rusakkan/copot komponennya dan amati tegangannya dan efek dari rusaknya komponen tsb.

mau coba..

cara ganti mesin TV

Tv lama anda yang sudah sering bolak-balik tukang servis sekarang bisa diganti mesin dengan mesin baru buatan cina.
Mesinbaru buatan cina ini rata-rata sudah multi system.Jadi tv lama anda yang tidak multi bisa berubah jadi multi.Untuk mengganti mesin tv lama dengan mesin baru pastikan bahwa tv lama masih bagus tabungnya.
untuk mengecek kondisi tabung secara visual adalah jika gambar masih fokus dan warnanya masih bagus.berarti tabung masih bisa dipergunakan.
biasanya komponen yang masih diperlukan dari tv lama seperti defleksi yoke (kumparan yang melilit di leher tabung) dan soket crt (soket di ujubg tabung). Untuk defleksi ketika kita membeli mesin tidak disertakan. sedangkan socket crt bawaan mesin baru kadang berbeda dengan tabung lama tv kita. Jadi masih mempergunakan socket yang lama.
Harga mesin cina dipasaran berkisar antara Rp 160.000- 250.000 tergantung inch tv dan fasilitas yang dimiliki. Oleh karena itu ketika membeli mesin disesuaikan dengan ukuran tv yang lama. Ketika membeli mesin pastikan remote, buku panduan dan data sheet mesin sudah tersedia dalam kardus mesin.
sebelum merakit sebaiknya dibaca buku petunjuk bawaan mesin. Langkah awal merakit adalah cari socket untuk colokan listrik ke pln. Biasanya dekat tulisan "ac in". selanjutnya adalah coba socket crt mesin cina ke tabung tv lama. Kalau tidak cocok ganti socket dari mesin dengan socket dari tv lama.
Masukan socket untuk spekear, socket defeleksi yoke (hati-hati tertukar), kabel merah yang besar untuk bagian horizontal. Masukan socket-socket untuk speaker dan tombol-tombol menu. lakukan penyolderan jika perlu. Disini dibutuhkan kreatifitas dan seni supaya tv rakitan enak dipandang.
Sebelum mencoba tv hasil rakitan pastikan kabel ground sudah disolder pada board (pcb) socket crt. Hati-hati jika kabel ground belum tersambung ke pcb terus tv dinyalakan akan mengakibatkan kerusakan pada mesin tv.Periksa titik-titik solderan dan bawah pcb mesin tv untuk menghindari terjadinya konsleting.
Jika sudah oke, tekan tombol power untuk mengetes tv rakitan. Jika gambar kurang lebar atau terlalu lebar kesamping, atur ulang bagian horizontal. Jika kurang atau lebihnya besar pindahkan socket defleksi
horizontal sampai diperoleh hasil yang pas. Setelah itu atur lagi melalui remot untuk lebih pas lagi.
Jika gambar kurang tinggi atau pendek atur ulang bagian vertikal size melalui remot. Cara pengaturan
melalui remot baca dibuku panduan. jika semua sudah oke, selamat anda sudah merakit tv sendiri, tv lama menjadi tv baru

Cara membikin PCB

Cara membuat PCB berikut ini menurut pengalaman adalah cara yang paling praktis, selain biayanya sangat murah, hasilnya juga tidak kalah menarik dan rapi dibanding dengan cara menulis langsung dengan spidol permanen, Sablon (Rugos atau sablon cat), atau pakai media Transfer Paper (original) yang harganya lumayan mahal.
Sebagian besar orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan metode ini, namun bagi yang belum terbiasa tidak ada salahnya untuk mencoba, apalagi saat sekarang perancangan jalur PCB telah sangat mudah dilakukan dengan komputer.

Bahan-bahan dan peralatan yang harus disiapkan adalah :
1. Printer Laser Jet (Tinta Toner) jika tidak ada bisa memakai hasil Foto Copy-an
2. Kertas (bekas) Kalender dinding yang tidak kusut
3. Papan PCB
4. Amplas kertas halus (abrasive paper)
5. Setrika listrik
6. Ferri Cloride (FeCl3)
7. Bor PCB
8. Pisau (Cutter)
9. Penggaris (stainless steel)
10. Spidol permanent (jika diperlukan)
11. Komputer + salah satu Software (TraxMaker, Protel, Eagle, DipTrace, ExpressPCB dsb. )

Pemindahan jalur ke papan PCB

• Gambar dari Program PCB diprint ke kertas bekas Kalender (tentunya disisi yang masih kosong, usahakan kertas kalender dipilih yang masih bersih).

• Jika printer Toner tidak ada, maka bisa di print ke kertas biasa lalu di Foto Copy, tapi hasil Foto Copynya (Target) harus diatas kertas Kalender.

• Setelah ter-print ke kertas kalender dan memastikan tidak ada jalur yang putus, guntinglah gambar PCB tersebut kira-kira 2-3mm diluar garis gambar.
• Potong PCB dengan pisau Cutter seukuran gambar PCB yang baru saja di-print,
ratakan pinggiran PCB sampai rata dan tidak tajam.
• Ampelas seluruh permukaan PCB sambil dibasahi dengan air, lakukan proses
pengampelasan dengan cara memutar searah jarum jam sampai bersih, lalu keringkan.
• Panaskan Setrika, set pengatur panas kira-kira 1/4.
• Posisikan gambar PCB diatas papan PCB, jalur PCB (tinta Toner) menghadap ke papan PCB (tembaga).
• Diatas kertas kalender lapisi dengan kertas biasa, agar Text yg ada di kalender
tidak menempel ke permukaan Setrika.
• Tekan Setrika agak kuat diatas kerta kalender yang sudah dilapisi dgn kertas biasa
tadi sampai kira-kira 30 detik sampai gambar menempel ke papan PCB dan lakukan
penggosokan secara merata ke permukaan yg lain.
• Waktu yang diperlukan selama proses setrika +/- 3 menit, jangan sampai lebih dari
4 menit karena jika terlalu lama biasanya gambar akan melebar/pudar.
• Setelah kertas kalender menempel ke PCB lalu dinginkan papan PCB dengan cara
di angin-anginkan, jangan sekali-kali langsung direndam ke air atau diblow dengan
udara dingin / AC, gambar (toner) bisa terkelupas sewaktu masuk pada proses
selanjutnya.
• Jika sudah benar-benar dingin, rendam papan PCB ke dalam air selama +/- 15 s/d
30 menit, tergantung dari tebal/tipisnya kertas kalender, hingga kertas kalender
nampak basah pada permukaan bagian dalam, biasanya jika menggunakan kertas
kalender yang tipis, kertas akan terkelupas (mengapung) dengan sendirinya.

• Lepaskan kertas kalender pelan-pelan dengan tangan sampai gambar/jalur nampak, lalu sedikit-demi sedikit bersihkan sisa-sisa kertas yang masih nempel dengan bantuan sikat gigi bekas, terutama kertas yang nempel pada bagian lubang/pads komponen dan diantara jalur-jalur sampai bersih.
• Jika terdapat jalur yang putus, baru gunakan Spidol permanent untuk membantu menyambungnya.

Proses pelarutan PCB.
• Masukkan Ferric Cloride (FeCl3) secukupnya ke dalam wadah plastic (paling tidak 1 bungkus kemasan), dan masukkan air panas/hangat secukupnya +/- 100ml (1/2 gelas), sampai seluruhnya lebur dengan air.
• Masukkan papan PCB kedalam larutan Ferri Cloride (FeCl3) tadi, dan agar prosesnya lebih cepat, bantu dengan cara menggoyang-goyang wadahnya .
• Sambil diamati jika papan PCB sudah seluruhnya lebur, maksudnya tembaga yang tidak tertutup oleh gambar/toner, maka angkat papan PCB dan bersihkan dengan
air yang mengalir (air kran).
• Untuk membersihkan gambar/toner, gosokan amplas pelan-pelan sambil disiram air kran sampai benar-benar bersih.
• Periksa kembali apakah terdapat jalur yang putus.
• Bor papan PCB sesuai besarnya kaki komponen (0,8mm s/d 1,5mm)
• Bersihkan papan PCB.
• Papan PCB siap untuk dipasang komponen.

Power Amp Mosfet 350 Watt